Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral
mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori,
keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika
Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20,
menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari
institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran".
Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita
tidak hidup di dunia yang adil".
Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan
dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang
berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan
memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan
realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas.
keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
Seperti dalam sebuah film pendek yang menceritakan kisah cinta
sepasang kekasih yang akhir-akhir ini dilanda ketidak harmonisan dalam hubungan
yang sebelumnya Nampak biasa-biasa saja. Sang wanita mendapat perkaluan kasar
dari sang pria lantaran suatu masalah. Sang pria tersebut melakukan kekerasan
dilandasi dengan alasan karena wanita tersebut terlalu sibuk dengan kegiatannya
sehingga sang pria merasa di abaikan. Ternyata sang pria mendapat perlakuan
kurang harmonis dalam lingkungan keluarganya sehingga melampiaskan perbuatan
tersebut kepada kekasihnya. Dengan penuh keyakinan akhirnya sang wanita pun
memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan sang pria lantaran terdapat
kekerasan dalam hubungan mereka.
Melihat kisah di atas sesungguhnya menyedihkan jika melihat
wanita mendapat perlakuan kasar apalagi sampai bermain fisik, yang seharusnya
wanita mendapat kasih sayang dan kelembutan dari seorang pria. Masih banyak
kejadian yang sebenarnya terjadi dalam hubungan percintaan yang ada di dunia
ini. Jika melihat pandangan hak dan keadilan tentu ini menjadi pelanggaran hokum,
namun itu semua kembali lagi kepada diri sendiri dan kita harus bisa mengontrol
emosi dan nafsu agar bisa menjunjung tinggi keadilan.

0 komentar:
Posting Komentar