Pergolakan Batin - Manusia dan Kegelisahan

on Kamis, 05 Januari 2017


Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang beraru tidak tenteram hatinya selalu merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hari maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari keemasan karena itu dalam kehidupn sehari hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan kekhawatiran ataupunk ketakutan definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena hal yang didingainkannya tidak tercapai.

Terdapat sebuah cerita mengenai pemuda di usia produktif yang mengandalkan seorang nenek untuk melanjutkan hidupnya. Suatu ketika saat perut dalam keadaan lapar dia pun mencari makanan di rumahnya dan dia tidak mendapati satu pun makanan. Tidak mungkin dia hanya terdiam disaat dirinya sedang kelaparan seperti itu, lalu dia keluar rumah untuk mencari hal yang dapat mengganjal perutnya itu. Lalu dia melihat sebuah rongsokan dan dia pun berfikir mungkin barang itu bisa di jual dan menghasilkan uang untung dia belikan makanan. 

Dengan pergolakan batin antara iya dan tidak lalu dia bergegas menarik gerobak untuk mengangut barang – barang tersebut. Dalam benaknya jelas timbul kegelisahan untuk mengambil barang yang bukan miliknya tapi apa daya perut sudah tak kuasa menahan lapar. Dengan ragu-ragu dia melanjutkan aksinya, tidak lama kemudian dia di kejar-kejar oleh warga setempat karena dikira maling. tentu saja itu menjadi pelajaran, karena dalam memutuskan sesuatu kita harus mempertimbangkan segalanya

Dari cerita diatas dapat dilihat bahwa gelisah pasti akan dialami oleh siapapun. Gelisah itu datang dari pergolakan batin antara iya dan tidak. Sebagai mahluk yang berakal budi.Hendaknya kegelisahan yang menyelimuti kehidupan kita,membawa kita kepada pribadi yang kritis.Pribadi yang tidak mau terus dikekang dalam masalah.Kita harus menjadi pribadi yang tangguh terhadap masalah.Janganlah menjadi Pribadi yang hanya terus tenggelam dalam masalah.Apabila kita hanya terus terdiam dan menyesali mengapa masalah tak ada habisnya datang menggumuli kehidupan kita.

Hak yang di peroleh tiap manusia - Manusia dan Keadilan



Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran". Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". 

Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.

Seperti dalam sebuah film pendek yang menceritakan kisah cinta sepasang kekasih yang akhir-akhir ini dilanda ketidak harmonisan dalam hubungan yang sebelumnya Nampak biasa-biasa saja. Sang wanita mendapat perkaluan kasar dari sang pria lantaran suatu masalah. Sang pria tersebut melakukan kekerasan dilandasi dengan alasan karena wanita tersebut terlalu sibuk dengan kegiatannya sehingga sang pria merasa di abaikan. Ternyata sang pria mendapat perlakuan kurang harmonis dalam lingkungan keluarganya sehingga melampiaskan perbuatan tersebut kepada kekasihnya. Dengan penuh keyakinan akhirnya sang wanita pun memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan sang pria lantaran terdapat kekerasan dalam hubungan mereka.

Melihat kisah di atas sesungguhnya menyedihkan jika melihat wanita mendapat perlakuan kasar apalagi sampai bermain fisik, yang seharusnya wanita mendapat kasih sayang dan kelembutan dari seorang pria. Masih banyak kejadian yang sebenarnya terjadi dalam hubungan percintaan yang ada di dunia ini. Jika melihat pandangan hak dan keadilan tentu ini menjadi pelanggaran hokum, namun itu semua kembali lagi kepada diri sendiri dan kita harus bisa mengontrol emosi dan nafsu agar bisa menjunjung tinggi keadilan.

Harapan yang sirna – manusia dan harapan


Harapan, mungkin semua orang punya harapannya masing-masing. Banyak dari orang-orang yang harapan atau keinginannya tersampaikan dan banyak pula yang hanya bisa membayangkan harapannya itu entah sampai kapan. Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.

       Ada sebuah film pendek yang menceritakan sepasang hubungan yang tidak harmonis dari sepasang kekasih. Dimana sang pria melakukan tindak kekerasan terhadap wanita. tentu tindakan pria tersebut dilandasi dengan kurangnya perhatian dari sang wanita tersebut terhadap si pria. Bukan hanya itu, ternyata dalam kehidupan keluarganya pun sang pria mendapat dan melihat ketidak harmonisan senhingga melampiaskannya kepada kekasihnya sendiri.



Walau mendapat perlakuan kasar, wanita tetap di samping si pria dengan harapan kekasihnya dapat berubah menjadi lebih baik. Tetapi harapan itu bagaikan mimpi, pria tersebut justru berubah semakin parah. Pada akhirnya sang wanita pun harus melepaskan si pria dan menyibukkan diri.


Memiliki sebuah mimpi dan harapan memanglah baik karena hal itu bisa menjadi semangat hidup. Namun untuk memenuhi mimpi dan harapan itu sebaiknya menggunakan jalan yang benar, jalan yang masuk akal. Memenuhi harapan adalah untuk bahagia bukan untuk menyakiti diri sendiri. Jangan biarkan harapan itu menjadi berbalik menyerang kita dan menyakiti diri sendiri.